-->

Caranya Berbisnis online

web dan blog yang isinya berbagi informasi bisnis online dan umum

Tampilkan postingan dengan label Pola pikir pebisnis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pola pikir pebisnis. Tampilkan semua postingan

Cara Menjadi Pebisnis yang Sukses adalah Fokus Pada Membangun Track Record

Cara Menjadi Pebisnis yang Sukses adalah  Fokus Pada Membangun Track Record


Cara Menjadi Pebisnis yang Sukses adalah  Fokus Pada Membangun Track Record


Halo para pembaca sekalian bagaimana kbarnya sekalian ....semoga dalam keadaan baik saja,,,bagaimana bisnis anda hee semoga bisnis anda sukses juga ya nah kesempatan baik ini saya berbagi informasi dari teman yang sudah dikatakan sukses beliau adalah Jefferly Helianthusonfri   berikut artikel nya
Banyak yang bertanya, “Bagaimana cara menjadi pebisnis yang sukses mas ?”

Ketika ada seseorang yang ingin menjadi pebisnis yang sukses, sudah tentu ada banyak hal yang perlu dipelajari. Memutuskan untuk menjadi seorang pebisnis tidak semudah membalik telapak tangan. Untuk menjadi pebisnis yang sukses, diperlukan perlu proses belajar, perlu mentor, dan perlu belajar banyak hal. Seorang pebisnis perlu tahu bidang marketing, tahu tentang produksi, tahu tentang manajemen, dan pasti harus memiliki kemampuan memimpin yang baik.

Ada kalanya seseorang takut untuk memulai bisnis karena merasa bahwa berbisnis itu sulit. Berbisnis itu penuh risiko.

Apakah betul demikian?

Tentu saja betul. Tidak ada bisnis yang tanpa risiko. Selalu ada risiko untuk rugi, selalu ada risiko untuk gagal.

Lantas, langkah seperti apa yang harus kita jalankan agar bisa memulai menjadi seorang pebisnis yang sukses?

Untuk menjawab pertanyaan ini, saya melakukan sebuah perenungan. Dari perenungan tersebut, saya menemukan jawaban atas pertanyaan “Bagaimana cara menjadi pebisnis sukses?”


Apa Itu Track Record?

Track record atau rekam jejak adalah catatan silam dari seseorang. Track record berisi berbagai hal-hal dan pengalaman yang telah dilalui oleh seseorang. Orang yang track recordnya bagus, cenderung akan menjadi orang yang dipercaya. Orang yang dapat dipercaya akan diberikan tanggung jawab.

Dalam berbisnis, kepercayaan mutlak diperlukan. Ketika Anda ingin mendapatkan pembeli, Anda harus dipercaya oleh calon pembeli. Ketika Anda ingin mendapatkan pendanaan, Anda perlu mendapatkan kepercayaan dari investor. Ketika Anda ingin membangun partnership, Anda harus dipercaya oleh calon partner Anda. Tanpa kepercayaan, mustahil seseorang bisa sukses berbisnis.

Karena itu, penting bagi seorang pebisnis untuk membangun track record yang baik.

Masih Muda? Bangunlah Rekam Jejak Sebaik Mungkin

Semakin bertambah usia saya, semakin banyak orang-orang hebat yang saya temui.

Jika sewaktu SMA saya tidak pernah berpikir bisa dimentori langsung oleh salah satu pendiri Kompas Cyber Media (Kompas.com), maka sewaktu kuliah saya justru mendapatkan bimbingan dari salah satu pendiri Kompas Cyber Media. Jika sewaktu SMA saya tak pernah berharapan bisa bertemu dengan founder startup dan pebisnis hebat, justru saat kuliah saya diberi akses untuk belajar dari mereka.

Jika sewaktu SMP saya tidak pernah berpikir bisa menulis dan menerbitkan puluhan buku di usia belasan tahun, maka sewaktu SMA saya sudah diberi akses dan kesempatan untuk berkarya lewat Elex Media Komputindo. Dalam 3 tahun, sedikitnya saya sudah menulis dan menerbitkan 28 buku.

Semua hal tadi tidak lepas dari kepercayaan yang diberikan oleh mentor, teman, dan guru-guru saya. Tanpa mentor, tanpa teman, tanpa partner yang mau memberi akses, mustahil saya dapat beruntung menggapai tangga karir yang lebih baik.

Lantas, apakah yang membuat orang-orang hebat tadi (guru, mentor, atau teman) mau memberi akses dan kesempatan pada saya?

Sudah tentu mereka memberi akses dan kesempatan karena mereka menaruh harapan dan kepercayaan pada saya.

Kepercayaan tadi hanya bisa didapat ketika kita punya rekam jejak yang bagus.

Hal demikian juga bisa terjadi pada siapapun di luar sana. Ketika kita masih muda, mungkin ada orang yang meragukan kemampuan kita. Mungkin pula ada orang yang belum memberi kita kesempatan untuk maju, kesempatan untuk tampil. Bisa jadi kita belum diberi akses dan kesempatan karena orang belum yakin dengan rekam jejak kita.

Untuk itu, sangat penting bagi orang-orang muda (seperti pelajar dan mahasiswa, ataupun karyawan/profesional muda) untuk membangun rekam jejak. Sebab rekam jejak inilah yang dapat menjadi modal mereka untuk membangun akses dan kesempatan guna menggapai tingkat karir yang lebih baik. 

Dengan rekam jejak yang baik dan gemilang, senior akan lebih yakin memberi tanggung jawab pada kita. Kita akan lebih cepat menapaki tangga karir. Dengan rekam jejak yang dahsyat pula lah, orang-orang hebat mau meluangkan waktu dan tenaga mereka untuk memberi mentoring dan dukungan pada kita.

Lantas, bagaimana cara membangun rekam jejak yang baik?


Kiat Membangun Rekam Jejak yang Gemilang
Ketika Anda punya rekam jejak yang mengangumkan, mentor dan relasi hebat siap mendukung Anda.

Ketika Anda punya rekam jejak yang mengangumkan, mentor dan relasi hebat siap mendukung Anda. (Sumber gambar : StrategiManajemen.net).
Untuk membangun karya yang luar biasa, kita dapat memulai dari langkah terdekat yang dapat kita lakukan.

Apapun yang sudah ada pada Anda saat ini, itu dapat dijadikan modal. Jika Anda adalah seorang karyawan muda, maka bekerjalah sebaik mungkin. Tingkatkan kemampuan dan kompentensi Anda. Investasikan waktu, uang, dan tenaga Anda untuk menjadi sosok yang lebih andal, yang lebih produktif, dan lebih pantas digaji lebih tinggi.

Dalam perusahaan ada hukum seperti ini : siapa yang produktivitasnya tinggi, maka ia yang layak digaji lebih tinggi.

Dalam budaya kerja perusahaan, akibat baru kita dapatkan setelah kita memberikan hasil. Gaji adalah akibat dan produktivitas adalah hasil/sebab.  Contoh, saat ini A digaji 5 juta Rupiah per bulan. Bila A ingin gaji 10 juta Rupiah per bulan, sudah tentu produktivitas A harus meningkat sehingga ia pantas dibayar dengan gaji 10 juta Rupiah. Dalam perusahaan dan bisnis, produktivitaslah yang akan berbicara. Semakin kita produktif  maka semakin layak kita dibayar lebih tinggi.

Lantas, bagaimana dengan pelajar dan mahasiswa?


Mahasiswa ataupun pelajar juga dapat membangun rekam jejak. Berikut cara-caranya.

Jadilah berprestasi. Jika Anda ingin punya rekam jejak yang bagus maka jadilah berprestasi. Anda tidak harus beprestasi di bidang akademik. Ciptakan prestasi di bidang yang menjadi kekuatan Anda. Jika Anda kuat di bidang tarik suara maka jadilah berprestasi di bidang menyanyi. Jika Anda kuat di bidang public speaking, maka berprestasilah dalam bidang public speaking. Jika Anda andal dalam bidang menulis, maka jadilah berprestasi dalam bidang menulis.
Ciptakan karya dan hidupi bidang kekuatan Anda. 

Sedini mungkin seseorang harus tahu bidang apa yang menjadi kekuatannya. Saya beruntung karena sejak SMP saya sudah tahu bahwa salah satu bidang kekuatan saya adalah menulis. Dengan demikian, saya dapat fokus untuk meningkatkan kemampuan menulis saya. Saya juga menjadikan kegiatan menulis sebagai jalan saya dalam berkarya. 

Semakin banyak karya yang Anda ciptakan maka bisa jadi semakin cerah pula rekam jejak yang Anda miliki. Tak sekadar menciptakan karya, Anda perlu hidup bi bidang kekuatan Anda. Kalau Anda punya kekuatan dalam menulis, maka hiduplah dalam bidang menulis. Pastikan setiap hari Anda menulis. Salah satu cara dahsyat untuk menjadi ahli dalam satu bidang adalah dengan menghidupi bidang tersebut.

Bangun relasi. Bagaimana cara membangun relasi? Bertemanlah dengan orang-orang hebat, bertemanlah dengan mereka yang dapat mendukung Anda. Anda bisa dinilai dari siapa teman-teman Anda. Ketika Anda berteman dengan banyak pebisnis hebat, maka Anda bisa tertular jiwa pebisnis hebat. Ketika Anda berteman dengan akademisi dan guru-guru hebat, maka Anda bisa tertular kepintaran mereka. 

Untuk itu, bangun relasi sejak usia semuda mungkin. Relasi dapat Anda bangun lewat guru-guru/mentor Anda, bisa juga dibangun dari komunitas yang Anda ikuti, bisa juga dari unit kegiatan mahasiswa (UKM) ataupun ekstrakulikuler yang Anda ikuti.

Be positive dan bangun kepribadian yang baik. Pada dasarnya, semua akan kembali kepada diri kita sendiri. Untuk bisa membangun relasi yang baik, untuk bisa berkarya dan berprestasi, kita harus memiliki kepribadian yang baik. Seperti apa kepribadian yang baik? Pribadi yang baik adalah pribadi yang jujur (berintegritas), bertanggung jawab, ramah, sopan, dan produktif. Jika ingin punya kepribadian yang positif maka milikilah pola pikir dan kebiasaan positif. 

Ketika kita menjadi pribadi yang positif, semesta akan memudahkan kita bertemu dengan orang-orang hebat yang dapat menjadi mentor ataupun partner kita.
Idola Anda Bisa Juga Memengaruhi Rekam Jejak Anda
Idola Anda juga bisa memengaruhi seperti apa rekam jejak Anda.

Sejak SMP, saya sudah mengidolakan Mario Teguh. Tak heran, karena saya mengidolakan Mario Teguh, saya pun banyak meniru sikap-sikap dan perilaku Mario Teguh. Bisa Anda bayangkan betapa lucunya anak SMP berbicara dengan kata “super sekali…” Tak sekadar meniru ucapan beliau, saya pun meniru perilaku beliau. Cara beliau berbicara, cara beliau menyampaikan gagasan. Bahkan pemikiran-pemikiran beliau pun tertanam dalam diri saya.

Saya sudah mengidolakan Mario Teguh semenjak saya duduk di bangku SMP.
Saya sudah mengidolakan Mario Teguh semenjak saya duduk di bangku SMP.
Saking mengidolakan Mario Teguh, banyak pandangan-pandangan Mario Teguh yang juga menjadi pandangan pribadi saya. Ketika Mario Teguh mengatakan bahwa pria yang menyukai sunset (matahari terbenam) adalah pria yang romantis, saya pun jadi menyukai sunset (matahari terbenam).

Singkatnya, siapa idola Anda bisa memengaruhi bagaimana cara Anda bersikap dan berperilaku. Cara Anda berperilaku juga pasti akan memengaruhi kebiasaan Anda. Kebiasaan Anda akan menentukan keberhasilan Anda.

Untuk itu, jika diminta menyampaikan nasihat bagi adik-adik yang muda, saya akan menganjurkan mereka untuk memiliki idola dan anutan yang baik. Tirulah sikap-sikap positif dari idola Anda. Pelajari hal-hal positif yang disampaikan idola Anda. Bacalah bacaan yang sama dengan idola Anda. Mudah-mudahan dengannya Anda akan menjadi pribadi yang hebat seperti layaknya idola Anda.

Rekan pembaca sekalian, itulah kiat sukses berkaitan dengan cara menjadi pebisnis sukses. Intinya, bangunlah rekam jejak yang baik. Dengan rekam jejak yang baik, orang-orang akan lebih percaya pada Anda. Mentor, guru, investor, calon pembeli, partner akan lebih yakin untuk mendukung Anda ketika Anda punya rekam jejak yang baik.

Selamat berjuang dan semoga Anda menjadi pebisnis sukses!

Salam Super Sukses!

Sumber : http://jagoanpassiveincome.com/

Ingin Bisnis anda sukses jauhi hal ini

Ada beberapa hal yang harus dihindari agar perusahaan tidak menuju kebangkrutan. Inilah 10 di antaranya…
Ingin Bisnis anda sukses jauhi hal ini

Ada banyak cara untuk meraih sukses dalam berwirausaha. Tapi memang, tantangan pasti selalu saja menghadang. Bahkan, untuk perusahaan yang sudah sukses sekian lama pun, tantangan selalu ada. Tak jarang, yang kurang sigap dalam menanggapi terjadinya perubahan, harus siap mengalami kegagalan yang berujung pada kebangkrutan.

Tengok kisah bagaimana General Motors di Amerika Serikat yang sangat berjaya, tiba-tiba harus bersaing dengan Toyota dari Jepang. Atau, lihat pula persaingan di dunia teknologi informasi (TI) yang perkembangannya sangat cepat. Biaya komunikasi yang sangat murah membuat beberapa perusahaan telekomunikasi harus putar otak agar mampu terus bertahan. Dari mulai menurunkan harga, hingga terpaksa diakuisisi oleh perusahaan lain yang memiliki modal lebih besar. Coba lihat pula misalnya di industri rokok bernikotin rendah (mild) di Indonesia. Jika dulu hampir semua lini dikuasai oleh A Mild dari Sampoerna, kini persaingannya telah makin keras antarprodusen baru.

Maka, jangan heran, jika banyak merek legendaris yang kemudian hanya tinggal sejarah. Mereka bukannya tak berubah dan berusaha mempertahankan usahanya. Tapi, kemajuan zaman dan perkembangan teknologi serta pergeseran budaya, membuat merek dan produk yang tak bisa beradaptasi dengan cepat, akan langsung tergerus perputaran zaman.

Karena itulah, Donald R. Keough, mantan pimpinan sebuah produk minuman berkarbonasi, Coca Cola, sampai menuliskan hal-hal yang harus dijauhi agar produk kita bisa tetap bertahan. Keough yang juga pernah menjabat sebagai eksekutif di berbagai perusahaan, menulis sebuah buku berjudul The Ten Commandments for Business Failure. Dalam buku tersebut, ia mengemukakan 10 hal yang harus dijauhi agar bisnis bisa langgeng.

Berikut beberapa hal yang dituliskan Keough. Tentu, perlu kebijaksanaan kita juga untuk menelaah dan tidak menelan mentah-mentah. Karena, bisa jadi, konteks di sana (baca: Amerika Serikat) berbeda dengan yang berlaku di sini…


1. Takut untuk mengambil risiko

Banyak perusahaan yang kadang—setelah mencapai sukses yang didambakan—jadi takut untuk mengambil langkah maju yang cenderung berisiko. Sebab, kesuksesan kadang melenakan, sehingga akhirnya kita takut untuk melangkah lebih jauh. Analoginya, kapal yang bersandar di pelabuhan mungkin saja memang lebih aman dari gangguan badai. Tapi, bukankah “takdir” kapal seharusnya berlayar di tengah lautan? Karena itu, jika menghadapi kondisi zona nyaman, segeralah bergegas untuk mencari tantangan lain. Sebab jika tidak, tantangan tetap akan datang dan saat tidak siap, kita akan kalah oleh perputaran zaman.


2. Cenderung tidak fleksibel

Orang yang kaku, orang yang tak adaptif, cenderung akan mati. Sebab, kondisi di sekitar pasti selalu berubah. Maka, jika kita tidak mengantisipasi—atau bahkan terlalu yakin dengan apa yang kita percayai—maka kita akan mengalami kegagalan. Untuk itu, saat menjalankan sebuah perusahaan, kita harus terus belajar dan mencari inovasi terbaik yang bisa dilakukan guna mengembangkan produk yang kita miliki.

3. Mengisolasi diri sendiri

Ada orang-orang tertentu yang mengisolasi dirinya pada ruangan besar dan menutup rapat-rapat ruangannya. Ia seolah-olah mengatakan pada orang di sekelilingnya: “Jangan membuat bos marah. Jangan bawa kabar buruk.” Orang seperti ini hanya akan menjadi “katak dalam tempurung” yang tak tahu perkembangan yang terjadi di sekelilingnya. Akibatnya, ia pun tak bisa mendapat banyak masukan yang berguna untuk perkembangan usaha.

4. Beranggapan tidak terjadi kesalahan apa-apa

Sifat sering mencari kambing hitam kadang juga melanda sebuah perusahaan. Maka, ketika terjadi sesuatu yang mengguncangkan perusahaan—dan masih saja merasa itu adalah kondisi di luar perusahaan yang memengaruhi—siap-siap sajalah menerima kekalahan. Karena itu, jika tidak ingin hal tersebut melanda perusahaan kita, cobalah untuk lebih terbuka untuk mengevaluasi secara menyeluruh baik internal dan eksternal.

5. Bermain-main dengan “garis batas pelanggaran”

Ada beberapa pihak yang kadang menjadikan pelanggaran sebagai bagian—yang konon—akan mempermudah jalannya usaha. Untuk jangka waktu yang pendek, barangkali ini akan jalan. Tapi, seiring dengan penegakan hukum yang terus dilakukan, hal seperti ini tak akan langgeng. Untuk itu, etika dalam berbisnis sudah sepantasnya harus selalu dijaga sejak awal berdirinya usaha.

6. Tidak menyempatkan diri untuk berpikir

Kita memang berada pada zaman serbacepat yang menuntut untuk melakukan segala tindakan dengan cepat. Apalagi, perubahan teknologi menjadi kekuatan yang melipatgandakan kecepatan itu. Namun, menurut Keough, untuk memutuskan sesuatu tidak lantas harus gegabah. Perlu pemikiran matang langkah-langkahnya, agar bisa terus melanggengkan perusahaan.

7. Meletakkan semua keyakinan pada pendapat ahli dan konsultan

Memang, kita sering kali butuh pendapat pakar dan ahli untuk memajukan perusahaan. Tapi, tak semua harus dijalani dengan kaku. Sebab, yang mengerti kondisi perusahaan kita sepenuhnya sebenarnya adalah kita sendiri. Maka, ambil saja nilai positif dari pendapat mereka, tapi jangan bergantung sepenuhnya.

8. Terlalu birokratis

Sebuah sistem memang diperlukan untuk menjalankan usaha. Namun, saat birokrasi dalam sistem itu telah menjadi kaku, sudah saatnya perlu dilakukan perubahan. Sebab jika tidak, birokrasi—misalnya soal hubungan senior dan junior—bisa jadi membuat talenta terbaik perusahaan malah beralih ke perusahaan lain.

9. Mengirimkan pesan multitafsir

Komunikasi yang jelas adalah kunci yang memudahkan koordinasi dengan semua lapisan di perusahaan. Karena itu, jangan sampai membuat pesan-pesan atau perintah yang bisa menimbulkan banyak tafsiran.

10. Takut dengan masa depan

Masa depan tak bisa dihadapi oleh orang-orang yang punya mental pesimis. Karena itu, jangan pernah berkata: “Ini sudah cukup baik”. Sebab, kesuksesan tidak akan menghampiri perusahaan yang mengerjakan sesuatu setengah-setengah. Maka, hadapilah masa depan dengan keberanian.

Itulah sepuluh hal yang—menurut Keough—harus dijauhi agar perusahaan bisa maju. Selain itu, ia juga menyebutkan, ada satu hal utama yang SAMA SEKALI TAK BOLEH DILAKUKAN, yakni KEHILANGAN SEMANGAT (PASSION) dalam kerja yang kita lakukan.

Selamat mencoba! Sukses selalu untuk Anda!

Sumber :Andriewongso.com

Mindset dan Pola Pikir Pebisnis Yang Sukses!

Mindset dan Pola Pikir Pebisnis Yang Sukses!


Sebelum anda belajar atau memutuskan untuk mendalami internet marketing bisnis internet, ada baiknya anda memahami dulu tentang “Pola pikir” dari pebisnis online yang sukses. Karena hal ini sangatlah penting dan merupakan pondasi awal untuk menjalani bisnis intenet.

Kebanyakan pemula hanya berprinsip bahwa hanya dengan belajar dan paham saja merupakan cara untuk sukses. Sebenarnya itu salah teman!. Bukan hanya belajar, tetapi anda harus action atau praktek didepan komputer.

Kadang disaat kita praktek, akan ada banyak kendala dan kesalahan. Hal itu NORMAL. Semua internet marketer dunia juga mengalami hal yang sama. Namun, semua itu adalah pembelajaran yang baik. Kata orang bijak “Guru yang terbaik adalah Pengalaman”. Jadi, anda harus tetap praktek.

Keberhasilan adalah suatu proses. Tidak ada seorang didunia pun yang berhasil tanpa mengalami proses. Sebut saja Jacky Chan, Jet lie, Justin Bibier, Agnes Monica atau siapapun yang anda kenal. Semuanya menjalani proses bukan!. Sama halnya dengan bisnis online, semuanya berproses.

Untuk itu, dalam melakukan proses di bisnis online, anda harus mengerti 4 hal penting dalam bisnis online. yaitu:

Belajar, awal terpenting dari tindakan sehingga anda menjadi paham.
Praktek, lakukan 2 sd 5 kali sehingga anda menjadi mengerti.
Fokus, dengan fokus anda akan mendapatkan ilmu yang jelas dan terarah.
Mandiri, adalah ciri pebisnis sejati!.
Ya, itulah hal yang terpenting jika anda menjalani internet marketing bisnis online. Kabar baiknya anda bisa atur jadwal sendiri dan bisa dilakukan dimana saja asalkan komputer atau laptop anda terhubung dengan internet.

Tetapi, hal itu tidak berarti jika anda tidak memiliki KEMAUAN yang kuat untuk mengambil tindakan. Karena dengan kemauan yang kuat anda sudah memiliki kesuksesan awal dari sukses yang besar.  Ok, kita akan bahas tentang KEMAUAN.

Bukan Hanya Pola Pikir, Tetapi KEMAUAN


Kemauan adalah tindakan awal untuk mendapatkan perubahan yang besar. Bayangkan kalau anda diberi kesempatan rezeki yang besar, tetapi anda tidak miliki kemauan untuk mengambilnya. Apakah anda mendapatkan rezeki besar tersebut? Tentu tidak bukan. Nah, itulah mengapa kemauan adalah sesuatu sikap yang terpenting dalam menjalankan suatu usaha.

Tindakan yang didasari oleh kemauan anda harus disertai dengan ilmu, agar setiap langkah anda dalam membangun kerajaan bisnis online anda dapat menghasilkan profit yang optimal. Nah, ilmu inilah yang mesti anda pelajari.

Ilmu yang anda dapatkan harus berdasarkan kemauan untuk belajar. Memang terkadang kita males untuk belajar. Saya pun juga seperti itu awalnya. Tetapi, lambat laun anda akan mengerti mengapa harus belajar.

Impian Awal dari Kemauan


Itulah yang saya maksud. Impianlah yang membuat tubuh kita atau diri kita bergerak mau untuk melakukan sesuatu. Impianlah yang membuat tubuh kita selalu semangat.

Pernahkah anda melihat seorang ibu berjualan di pasar sambil menggendong anaknya? Pernahkah anda melihat seorang bapak tua mengayuh becaknya? Pernahkan anda melihat seorang ibu mengambil air minum dengan berjalan kaki yang jaraknya lebih dari 3 km.  Saya yakin anda pernah melihatnya bukan! Mereka melakukan hal tersebut karena IMPIAN. Impian agar anaknya bisa makan dan minum yang bercukupan.

Tapi, kita perlu bersyukur, kita tidak perlu seperti itu. Sekarang sudah ada jalan yang sangat mudah untuk mewujudkan impian anda. Dengan modal yang relatif sangat kecil dan potensi penghasilan tak terhingga besarnya serta dapat dilakukan dirumah atau di kamar tidur.  Ya, dengan internet.

Ok, sebelum anda membuat “kerajaan” bisnis online anda, tentukan impian anda dulu. Impian yang ketika anda mengingatnya  tubuh anda menjadi semangat. Semoga bermanfaat ;-).
Sumber http://www.andriezone.com
Back To Top